Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Cemas Pada Ibu Nifas Sebagai Upaya Antisipasi Postpartum Blues di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya

  • Pira Putri Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Jur. Kebidanan
  • Sofia Mawaddah Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Jur. Kebidanan
  • Noordiati Noordiati Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Jur. Kebidanan

Abstrak

Hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 menyatakan bahwa prevalensi gangguan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan pada ibu nifas sebesar 19,8% dari ± 14 juta penduduk Indonesia dan pada tahun 2022 angka kejadian postpartum blues di asia cukup tinggi antara 26- 85%, sedangkan di Indonesia angka kejadian postpartum blues berada di rentang 50-70%.Kecemasan pada ibu post partum yang tidak dapat teratasi dapat menyebabkan post partum blues dan gangguan Kesehatan lainnya. Tingkat kecemasan tersebut dapat diatasi salah satunya melalui terapi non farmakologi atau cara alami yaitu dengan Terapi komplementer penggunaan aromaterapi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap cemas pada ibu nifas sebagai upaya antisipasi postpartum blues di RSUD dr.Doris Sylvanus Palangka Raya.Penelitian ini mengunakan metode pra-eksperimental design pada 53 responden ibu nifas sebagai sampel penelitian, yang diambil mengunakan teknik purposive sampling di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Pengumpulan data mengunakan kuisoner, analisis data mengunakan uji T- test.Hasil Penelitian ini menunjukan p-value = 0,000 ( p < 0,05 ) yang artinya ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap tingkat cemas pada ibu nifas upaya antisipasi postpartum blues di RSUD dr.Doris Sylvanus Palangka Raya.Kata Kunci: Aromaterapi lemon, tingkat kecemasan, ibu nifas
Diterbitkan
2024-06-30